Berita Artis Terkini – Baru-baru ini ada tiga pemuda yang sangat mirip dengan karakter Warkop DKI.

Ketiga pemuda tersebut sangat viral, dan bermunculan di sosial media, hingga sempat tayang di TV Nasional.

Indro Warkop mengaku dirinya kecewa akan kemunculan Warkopi yang sangat menirukan gaya Warkop DKI tanpa mempunyai izin.

Indro Warkop yang mempunyai nama asli Drs. H. Indrojojo Kusumonegoro, M.M., ia mengatakan bahwa ketiga pemuda tersebut tidak mempunyai etika.

Indro Warkop menegaskan, dalam dunia indrusti khususnya dalam bidang hiburan di Tanah Air seseorang harus mempunyai seni tersendiri, dan menjunjung tinggi etika dalam menirukan tokoh karakter seseorang.

Oleh karena itu, dalam menirukan karya seseorang harus mempunyai izin kepada penciptanya terlebih dahulu.

Bahkan sekelas Helmi Yahya pun pernah meminta izin kepada Indro Warkop saat dirinya ingin menampilkan sosok seseorang yang mirip dengan Indro Warkop di acara TV Nasional.

“Saya ingin berbicara etika. Di sebuah televisi swasta ada sebuah acara kalau eggak salah produsernya Helmi Yahya, ASAL asli atau palsu. Suatu saat dia ada yang pernah mirip saya, dipertandingkan. Dan itu mereka minta izin saya,” ujar Indro Warkop saat konferensi pers virtual.

“Saya izinin. Saya cuma mau bilang, betapa seorang Helmi Yahya toh juga mempunyai etika,” lanjutnya.

 

Bukan soal kemiripan

Indro Warkop mengaku, dirinya tak pernah mempermasalahkan ketiga pria tersebut tentang kemiripan dengan pemain Warkop DKI.

Ketiga pemuda yang mirip Warkop DKI tersebut bernama Sepriadi, Afred, dan Alfin.

Indro mengatakan, saya tidak pernah menyinggung soal kemiripan mereka dengan karakter Warkop DKI, namun mereka harus mempunyai etika dalam menirukan peran karya seseorang.

Indro juga menegaskan, mereka harus mempunyai izin dari keluarga Almarhum Dono dan Kasino, pasalnya mereka telah menirukan gaya Warkop DKI.

“Ada yang mengatakan memang siapa yang bisa menentukan mirip siapa, saya tidak mempersoalkan tentang mirip. Saya bahkan membuat DKI Reborn,” ujar Indro.

 

Soal peraturan

Indro Warkop mengatakan, dirinya tidak bermaksud untuk memotong rejeki seseorang dalam dunia industri hiburan Tanah Air.

Namun maksud sindiran dari Indro adalah untuk menyadarkan ketiga pemuda tersebut pentingnya beretika dalam menirukan karya seseorang.

Tidak ada salahnya bila menirukan gaya seseorang, tetapi kita juga harus mempunyai izin dari seseorang yang kita tirukan apakah berkenan bila kita menirukan karyannya.

“Bukan mau menyetop rezeki sama sekali enggak. Demi Allah, demi Rasulullah. Jadi, saya menginginkan ini titik tolak kesadaran orang terhadap hak kekayaaan intelektual,” kata Indro.

 

Mengedukasi

Tidak hanya menyindir, Indro Warkop juga memberikan edukasi kepada ketiga pemuda yang menirukan Warkop DKI tersebut.

Indro Warkop memberikan edukasi untuk menjunjung tinggi HAKI, pasalnya peran dari masyarakat dan sosial media sangat mempengaruhi HAKI tersebut.

Indro berharap semoga kejadian semacam ini tidak akan terjadi lagi di Tanah Air Indonesia.

“Saya pengin momen ini mengedukasi kita semua. Sekali lagi mengedukasi kita untuk mengerti Hak Kekayaan Intelektual yang harus kita perhitungkan. Tidak harus ditakuti, tapi diperhitungkan keberadaannya,” tegasnya.

By Admin