Berita Artis Terkini –¬†Seperti yang kita tahu, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie menjalani sidang putusan kasus narkoba pada Selasa, 11 Januari 2022.

Hakim menyatakan bahwa Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie resmi bersalah dan divonis satu tahun penjara.

Vonis tersebut dijatuhkan dengan mempertimbangkan dan memperhatikan pasal 127 ayat 1A uu RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP UU RI No 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa satu, Zen Vivanto, terdakwa dua Ramadhania Ardiansyah Bakrie, terdakwa tiga, Anindra Ardiansyah Bakrie,” ujar majelis hakim.

“Mereka semua divonis pidana penjara masing-masing selama satu tahun,” sambungnya.

 

Memberatkan Hukuman

Sebelum hasil keputusan sidang dibacakan, majelis hakim mengatakan ada beberapa hal yang dapat memberatkan serta meringankan hukuman terdakwa.

Majelis hakim mengatakan bahwa ada hal yang membuat hukuman menjadi berat, hal tersebut ialah terdakwa yang tidak mendukung program pemerintah untuk memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Keadaan yang memberatkan, para terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang sedang giat memberantas penyalahgunaan narkotika,” ujar majelis hakim.

 

Meringankan Hukuman

Selanjutnya hakim menjelaskan hal yang meringankan hukuman terdakwa.

Hal tersebut ialah terdakwa yang mau mengakui kesalahan dan bersedia meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

“Terdakwa belum pernah dihukum, para terdakwa mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” ujar majelis hakim.

 

Akan Melakukan Banding

Wa Ode Nurzaenab, selaku pengacara dari Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengatakan, kliennya akan mengajukan banding terhadap vonis tersebut.

Menurut Nurzaenab, kliennya adalah pengguna, dan korban penyalahgunaan narkoba.

Nurzaenab mengaku bahwa seharusnya kliennya ini direhabilitasi bukan malah divonis hukuman penjara.

“Jelas menurut kami bahwa mereka ini adalah pengguna, korban penyalahgunaan narkoba, Pemakaian sudah berulang kali, setidaknya dari bulan April,” ujar Nurzaenab.

“Nia dan Ardie ada ketergantungan secara psikis maupun fisik. Jadi secara UUD wajib direhabilitasi,” sambungnya.

Meskipun demikian, Nurzaenab mengatakan bahwa pihaknya tetap menghargai keputusan majelis hakim.

Namun, selanjutnya Nia dan Ardie akan mengajukan banding kepada majelis hakim.

“Di sisi lain ada hak terdakwa untuk mengajukan upaya hukum. Dalam hal ini mengajukan upaya hukum banding, karena mereka langsung menyatakan banding. Putusan majelis hakim tadi belum bisa dieksekusi,” tutupnya.

By Admin