Home / Berita Terkini / 2 Orang Pemilik Dolar Hitam Ditangkap Di Lombok Barat
2 Orang Pemilik Dolar Hitam Ditangkap Di Lombok Barat

2 Orang Pemilik Dolar Hitam Ditangkap Di Lombok Barat

Berita Artis Terkini – Satuan Reskrim Polres Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) kali ini melakukan penangkapan terhadap 2 orang pria yang diduga merupakan sindikat pengedar dolar hitam jaringan Nigeria. Dari tangan kedua pria tersebut, polisi berhasil menyita yang dolar hitam sebanyak 15.400 lembar atau sekitar USD 1,5 juta atau setara dengan Rp 20,3 miliar.

Menurut penjelasan dari Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Joko Tamtomo, kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

Dua orang yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian adalah, AD, seorang yang bekerja sebagai PNS di Lombok Timur dan kemudian SA yang kini masih berstatus sebagai saksi. Keduanya orang tersebut berhasil diamankan pada wilayah Lombok Barat, pada Jumat (2/9) lalu.

Hingga kini kasus ini masih akan dilakukan pendalaman dulu kemudian dua orang yang memiliki dolar hitam ini masih berstatus sebagai saksi, karena kami masih melakukan kontruksi pasal apa, dan kami juga masih menunggu hasil dari uji labfor, ucap AKP Joko saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (6/9/2016).

Dari penjelasan AD, dirinya mendapatkan dolar hitam ini dari seorang perempuan berinisial IA yang dikenal pada September 2015 saat berada di pesawat dalam perjalanan dari Jakarta menuju Lombok.

Dalam perjalanan tersebut, IA menceritakan semuanya kepada AD apabila dirinya memiliki uang dolar yang berstempel PBB, akan tetapi uang tersebut kini masih berada di kedutaan Amerika yang terdapat di Jakarta.

Kemudian IA mengajak AD untuk kerjasama dengannya untuk mengeluarkan uang tersebut dari kedutaan AS. AD juga diiming-imingi dengan jumlah 20 persen dari USD 1,5 juta apabila memberikan uang Rp 25 juta.

Setelah 1 tahun berlalu, pada bulan Juni 2016 IA kembali untuk menghubungi AD dan kembali mengajak kerjasama. Dan untuk kali ini, AD dipertemukan dengan seorang WN Prancis yang berinisial AN yang katanya mampu mencuci dolar tersebut.

Saat diajak untuk bertemu dengan AN, korban diperlihatkan saat WN tersebut melakukan pencucian dolar hitam tersebut dan memang berubah bentuknya seperti dolar asli, ucap Joko.

Sampai akhirnya, AD pun percaya dan menyerahkan uang sebesar Rp 30 juta kepada IA kemudian dolar hitam senilai USD 1,5 juta diterima oleh AD di sebuah perumahan di kawasan Bogor. Setelah melakukan serah terima uang tersebut, AD yang pada saat itu mengajak SA kemudian meminta SA untuk membawa dolar tersebut ke Lombok.

AD yang pulang duluan, namun SA yang membawa dolar hitam senilai USD 1,5 juta kembali dengan menggunakan bus, ucapnya.

Polres Lombok Timur yang telah mengetahui terdapat transaksi dolar hitam kemudian melakukan penyelidikan. Keduanya pria tersebut akhirnya ditangkap saat berada di Jalur Bypass BIL 2, Lombok dengan barang bukti yang disimpan di dalam travel bag.

Joko juga menyebutkan, pihaknya kini masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Dari keterangan kedua orang tersebut, AD kemungkinan juga menrupakan korban dari penipuan. Karena hinngga kini belum ada indikasi AD kan menjual kembali dolar yang diterimanya, ucapnya.

Kemudian proses akan terus di lakukan, dan pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak Kedubes AS untuk memastikan apakah dolar tersebut merupakan dolar asli atau palsu.

Kemarin kami telah mengirimkan sampel dolar hitam ke Kedubes Amerika dan mereka juga meminta waktu dalam 3-4 minggu karena uang tersebut akan dikirim ke Bangkok untuk dilakukan pemeriksaaan untuk mengetahui dolar tersebut adalah uang asli atau palsu, ucapnya. Sementara dolar hitam masih diamankan di Polres Lombok Barat.

Scroll To Top