Home / Berita Terkini / Mau Gubernur Lama Atau Gubernur Baru Semua Pilihan Ada Pada Warga Jakarta
Mau Gubernur Lama Atau Gubernur Baru Semua Pilihan Ada Pada Warga Jakarta

Mau Gubernur Lama Atau Gubernur Baru Semua Pilihan Ada Pada Warga Jakarta

Berita artis terkini – Calon gubernur no urut 3 Anis berkali-kali mengatakan kalau warga Jakarta mengingikan gubernur baru untuk memimpin Kalarta untuk 5 tahun kedepan, Anies mengatakan setidaknya terdapat 70 persen warga Jakarta yang menginginkan pemimpin yang baru.

Atas pernyataan Anies tersebut, Ahok yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yang juga merupakan calon petahana, tidak peduli dengan serangan lawan politiknya tersebut. Masalah dipilih atau enggak itu adalah urusan dari warga Jakarta, ucap Ahok saat berada di Balai Kota, Jumat (24/2).

Ahok menyerahkan semua pilihannya kepada warga Jakarta. Dirinya tidak merasa khawatir dengan kemenangan atau nantinya bakal kalah. Terserah pada warga Jakarta ingin memperkerjakan Gubernur Lama atau Gubernur baru karena itu merupakan hak warga DKI, Ucap Ahok dengan tegas.

Siapun yang nantinya di pilih oleh masyarakat Jakarta, Ahok lebih untuk memilih fokus dalam menyelesaikan pekerjaannya yang kini menumpuk. Bahkan Ahok memilih untuk bekerja dari pada cuti pada saat kampanya. Meskipun dirinya mengakui lebih leluasa saat cuti kampanya.

Untuk itu, sebelumnya saya pernah mengatakan, kalau di suruh memilih, saya lebih memilih untuk bekerja. sebenarnya rugi kalau kita memilih bekerja. Karena lebih untung tidak kerja. Sebetulnya kalau kampanye gimana saya saja enggak pernah nyuruh orang. karena kalau kampanye itu lebih enak, bisa kemana-mana, namun sekarang tidak bisa, karena bekerja, ucapnya.

Ahok yang telah berjanji tidak akan menggunakan aktivitasnya pada saat ini untuk melakukan kampanye. Setelah sebelumnya dirinya cuti kampanye 3 bulan, Ahok sekarang lebih banyak melakukan blusukan kemudian meninjau lokasi banjir dan juga menyapa warga yang mengalami kebanjiran dan juga meresmikan RPTRA. Ahok memastikan akan bekerja secara profesional dan tidak memanfaatkannya aktivitasnya untuk melakukan kampanye.

Kita akan terus bekerja, masyarakat dapat melihat, apakah saya ada melakukan kampanye ? Untuk peresmian RPTRA saja 100 lebih saya tanda tangan di sini. Bisa saja saya datang mengunjungi masyarakat pagi, siang, sore dengan buat berbagai alasan. Namun saya lebih memilih untuk tetap bekerja dari pada melakukan hal tersebut, ucap Ahok.

Dari informasi yang telah di keluarkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta memastikan, pasangan calon gubernur dan juga wakil gubernur DKI Jakarta yang lolos putaran kedua diwajibkan untuk melakukan kampanye. dan kampanye tersebut akan dilakukan mulai dari tanggal 7 Maret hingga 16 April 2017.

Scroll To Top