Home / Berita Terkini / Pembohongan Video Ustad Bachtiar Nasir Tentang Video ‘Penutupan Kasus
Pembohongan Video Ustad Bachtiar Nasir Tentang Video ‘Penutupan Kasus

Pembohongan Video Ustad Bachtiar Nasir Tentang Video ‘Penutupan Kasus

Berita artis terkini – Dari informasi sebelumnya, tersebar video dimana ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) mengatakan telah melakukan dialog dengan Kapolri Jendral Tito Karnavian, pada video tersebut Bachtiar mengatakan apabila kasus yang sebelumnya telah menyeret para petinggi GNPF telah resmi di tutup pihak kepolisian.

Pada video ceramah tersebut Bachtiar mengatakan, ” Berita gembira, beberapa saat yang lalu saya dengan pak Kapitra telah melakukan dialog dengan Kapolri, kami ngobrol dari hati ke hati, dan yang menjadi berita yang menggembirakan adalah kasus akan ditutup (Alhamdulillah), Ya jadi insya Allah, dan untuk kasus Ahok tidak dapat ditawar lagi, sudah merupakan hargga mati, Al-Maidah 51 tidak dapat di tawar lagi, dan yang menjadi bargainingnya ayo kita kumpulkan energi 212, mari kita bangun untuk Indonesia yang positif, secara positif.

Atas hal tersebut, kali ini tim advokasi GNPF yang di naungi oleh Kapotra Ampera menyampaikan tanggapannya atas video yang tersebar tersebut. Kapitra dengan tegas mengatakan, kasus yang terkait dengan GNPF hingga kita masih terus berlanjut, namun pada video tersebut hanya merupakan sebuah harapan atau mimpi dari pihak GNPF.

Hingga kini belum ada satupun kasus yang dihentikan dan masih berjalan dengan sebagaimana semestinya, namun kita masih berharap dan kemudian akan membangun komunikasi intelektual, dan karena ini merupakan masalah hukum, jadi untuk setiap masalah hukum pasti ada aturan hukum dan aturannya harus kita cermati, dimana ada aturan hukum yang dilanggar maupun tidak. Hingga saat ini kasus belum di tutup, ucap kapitra saat melakukan konferensi pres di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat(3/3/2017)

Kapitra mengatakan pernyataan dari Ustad Bachtiar adalah sebuah keinginan harapan dan juga mimpi agar kasus-kasus yang melibatkan GNPF tersebut agar di tutup, dan hingga saat ini belum ada perkara yang di tutup.

Pihak Advokasi GNPF mengatakan pernyataan pada video tersebut boleh-boleh saja karena merupakan penyampaian dari suatu keinginan, dan publik boleh saja menanggapi hal tersebut dengan apa yang mereka suka, namun sebagai tim Advokasi tentu ada hitam-putihnya, dimana kalau perkara ini akan tetap diteruskan maka apa yang akan terjadi, namun apabila dihentikan maka harus jelas akan ada surat penghentiannya. namun hingga kini kita belum menerima apapun dari pernyataan tersebut, dan hal itu merupakan suatu harapan kalau akan menjadi ekspektasi yang besar untuk pihak GNPF, ucap Kapitra.

Tidak hanya itu, pihak Kapitra juga mengatakan pihak polri juga tidak ada melakukan janji-janji terkait kasus tersebut, dan biarlah proses hukum berjalan di jalannya. ucap Kapitra.

Scroll To Top