Home / Berita Terkini / Pemprov DKI melarang PNS Untuk Menerima Parsel Dari Masyarakat
Pemprov DKI melarang PNS Untuk Menerima Parsel Dari Masyarakat

Pemprov DKI melarang PNS Untuk Menerima Parsel Dari Masyarakat

Berita Artis Terkini – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kali ini membuat peraturan untuk PNS DKI dalam menyambut Lebaran tahun ini. Tidak hanya dilarang untuk menggunakan kendaraan dinas untuk mudik, namun PNS DKI juga tidak boleh menerima pemberian parsel ataupun hadiah.

Apabila ada yang kedapatan menerima maka akan kami berikan sanksi. “Kami minta PNS DKI untuk menolak parsel jika ada yang mau memberi. Dan apabila telah terlanjur di terima maka kembalikanlah,” ucap Ahok.

Ahok menngatakan telah membentuk satu tim gratifikasi untuk PNS DKI. Tim yang dibentuk ini akan memeriksa dan mendata pegawai mana saja yang telah menerima.

“Kami telah membuat desk gratifikasi, mereka akan terus memantau,ucapnya.

Jika masih kedapatan PNS yang nekat untuk menerima parsel maka akan dikenakan sanksi dalam bentuk pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD). Namun Ahok meyakini kalau PNS DKI tidak ada yang akan menggunakan kendaraan dinas untuk mudik Lebaran.

Kalau PNS DKI saya yakin tidak akan menggunakan mobil dinas untuk mudik, ucapnya Ahok.

Perlu diketahui KPK sudah mengeluarkan pemberitahuan yang berisi larangan untuk PNS dan juga para penyelenggara negara untuk menerima parsel atau hadiah dari pihak manapun. PNS juga dilarang untuk meminta parsel maupun hadiah atau fasilitas lainnya dari pihak swasta, kemudian tidak boleh meminta Tunjangan Hari Raya (THR) dari pihak perusahaan rekanan.

Tidak hanya itu, KPK juga melarang PNS dan lainnya untuk menggunakan aset-aset negara dipakai untuk kepentingan pribadi, misalnya menggunakan mobil dinas untuk mudik. Apabila ada gratifikasi di masing-masing instansi makan akan diminta untuk melaporkan pemberian hadiah, parsel, THR atau fasilitas lain tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 30 hari.

Scroll To Top