Home / Berita Terkini / Saksi Nelayan Pulau Panggang Akui Tak Menyimak Ucapan Ahok Tentang Al-Maidah
Saksi Nelayan Pulau Panggang Akui Tak Menyimak Ucapan Ahok Tentang Al-Maidah

Saksi Nelayan Pulau Panggang Akui Tak Menyimak Ucapan Ahok Tentang Al-Maidah

Berita artis terkini – Saksi pertama, Jaenudin, yang dihadirkan di dalam sidang lanjutan terkait terdakwa kasus dugaan penodaan agama yang melibatkan Basuki Tjahja Purnama (Ahok), mengakui tidak terlalu mengubris percakapan Ahok mengenai Surat Al-Maidah ayat 51.

Hal itu diungkapkan di awal sidang kesembilan dalam mengadili Ahok oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara di Auditorium kementerian Pertanian, pada hari Selasa (7/02).

“Saya memang berada jauh dengan Pak Ahok, jika ada yang lebih mengerti dan memahami dari saya, bisa memilih yang lain dan tidak memilih saya,” ungkap Jaenudin pada majelis hakim.

Pada pembahasan tersebut, majelis mengajukan pertanyaan awal dengan Jaenudin mengenai percakapan Ahok. Jaenudin kemudian menjelaskan kepada majelis jika tidak terlalu mendengarkan pembicaraan yang dilakukan oleh Ahok pada saat acara budidaya ikan kerapu serta hasil laut di gelar pada Pulau Pramuka.

Akan tetapi ketika membahas hal tentang pembagian hasil (80-20) bagi nelayan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentang budidaya ikan, masih diperhatikan oleh Jaenudin. Dan lebih lanjut ketika majelis menanyakan apakah Jaenudin mengetahui saat itu sedang Pilkada ditanggapi dengan tidak tahu akan hal itu oleh Jaenudin.

” Saya juga tidak memperhatikan tentang Al-Maidah,” sambung Jaenudin melengkapi jawabannya.

Lebih lanjutnya Jaenudin adalah salah satu saksi dari dua nelayan yang dipanggil untuk menghadiri sidang lanjutan Ahok, nelayan kedua yang akan bersaksi yakni Sahbudin usai Jaenudin.

Bukan hanya dua nelayan yang akan bersaksi di dalam sidang Ahok, akan tetapi juga akan turut dipanggil saksi ahli dari MUI yanga juga merupakan anggota Komisi Fatwa MUI, yakni Hamdan Rasyid dan Prof Nuh, ahli laboratorium kriminalistik. Keduanya akan bersaksi setelah kesaksian dari dua nelayan tersebut.

Scroll To Top