Home / Berita Terkini / Terkait Masalah SMS Gelap Antasari Akan Tagih Janji Ke Polda Metro Jaya
Terkait Masalah SMS Gelap Antasari Akan Tagih Janji Ke Polda Metro Jaya

Terkait Masalah SMS Gelap Antasari Akan Tagih Janji Ke Polda Metro Jaya

Berita artis terkini – Antasari Azhar, mantan ketua KPK akan mengunjungi Mapolda Metro Jaya pada pekan depan. Pria yang memiliki kumis tebal itu telah menerima grasi dari Presiden Joko Widodo, dan kedatangannya tak lain adalah ingin menagih janji mengenai laporan SMS gelap yang terjadi pada 2011 silam.

Antasari membawa pengacaranya, Boyamin Saiman akan membuat dua laporan mengenai SMS gelap tersebut. Dimana mereka akan meminta supaya polisi bisa mengusut hal tersebut yang membuatnya telah masuk ke dalam penjara selama bertahun-tahun lamanya.

Bahkan sampai Antasari telah bebas, tetapi laporan itu belum menemukan titik terang. ” Sepertinya kami akan mengunjungi Polda Metro Jaya pada minggu depan, kalau tidak hari Rabu berarti hari Kamis,” ungkap Boyamin.

Kunjungan Antasari ke Polda Metro Jaya juga akan melibatkan Andi Syamsudin, yang tak lain ingin mengetahui dan memperjuangkan keadilan, siapa dalang yang telah membunuh kakaknya yang sebenarnya.

” Saya juga akan terus berada di pihak korban, memang Pak Antasari telah bebas, akan tetapi ada satu keadilan yang belum terbukti, makanya keluarga korban masih mencari pelaku yang sebenarnya,” beber Boyamin.

” Sebelumnya dulu polisi menerangkan jika awal kasus ini karena perebutan cewek dengan kaitan ada SMS, dan semua itu polisi yang membuat cerita sehingga diteruskan jaksa ke pengadilan. Lucunya setelah sampai pada persidangan tidak ada SMS,” tambah Boyamin.

Lebih lanjutnya SMS yang diterima oleh Nasrudin dituduh berasal dari ponsel Antasari, sedangkan Antasari tidak pernah mengirim pesan yang dituduhkan. Kuat dugaan jika pesan itu dikirim oleh orang lain maupun hacker yang membajak nomor Antasari.” Terlebih pada persidangan tidak membuktikan jika SMS gelap tersebut berasal dari Antasari, maka kami akan mencari keadilan dan polisi harus bertanggung jawab dengan segera mengusut kasus ini hingga selesai, kata Boyamin.

Scroll To Top