Home / Berita Terkini / 1 Anggota Paskhas Ditembak Mati BNN Pada Kasus Narkoba
1 Anggota Paskhas Ditembak Mati BNN Pada Kasus Narkoba

1 Anggota Paskhas Ditembak Mati BNN Pada Kasus Narkoba

Berita Artis Terkini

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jendral Budi Waseso kali ini membenarkan bahwa pihaknya telah menembak mati seorang anggota Korps Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara yang dinas pada kawasan Halim Perdanakusuma. Prajurit pasukan elite tersebut berpangkat praka.

Salah satu tersangka yang ditembak mati adalah praka ZA (31), yang berdinas di wing 1 Kopaskhas, ucap Waseso kepada awak media saat berada di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (18/11).

Dari informasi yang kami dapatkan Za ditembak karena merlakukan penyelundupan narkotika dari sindikat internasional. Laporan tersebut diungkap berdasarkan dari hasil pengembangan dan juga penyelidikan jaringan narkotika Internasional asal Taiwan.

Informasi yang didapatkan bahwa akan terjadi penyelundupan narkotika yang berasal dari Taiwan menuju ke Indonesia melalui jalur laut dengan cara dimasukkan ke dalam kursi sofa. Setelah menerima informasi tersebut petugas kemudian melakukan penyelidikan sampai barang tersebut masuk ke Indonesia di kawasan pergudangan sentral Kosambi Blok H5J, Dadap, Tangerang, Banten, ucapnya.

Dari hasil penyelidikan tersebut, BNN berhasil mengamankan sebanyak 100.615 gram sabu kemudian 300.250 butir H5. Pada kasus ini terdapat 3 tersangka dengan inisial YJCH (33) dan HCHL (35) yang berasal dari Taiwan dan ZA (31) dari Indonesia, ucap Budi.

Dua dari tiga tersangka tersebut kemudian mendapatkan hadiah timah panas dari petugas, karena mencoba untuk melakukan perlawanan kepada petugas saat hendak di tangkap.

Kedua tersangka melakukan perlawanan dan mencoba kabur saat akan diamankan, untuk itu anggota kami terpaksa melumpuhkan kedua tersangka asal negeri Taiwan. Keduanya tersangka tersebut langsung tewas di tempat, saat akan melarikan diri,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya tersebut tersangka akan dijerat pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1), UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati.

Scroll To Top