Home / Berita Terkini / Satpol PP Tanpa Rasa Iba Tega Menyita Semua Jualan Seorang Nenek di Bulan Ramahdan
Satpol PP Tanpa Rasa Iba Tega Menyita Semua Jualan Seorang Nenek di Bulan Ramahdan

Satpol PP Tanpa Rasa Iba Tega Menyita Semua Jualan Seorang Nenek di Bulan Ramahdan

Berita Artis Terkini – Seorang nenek pemilik warung yang menjual makanan dengan perasaan takut dan sedih saat didatangi petugas Satpol PP, Nenek tersebut menangis saat barang dagangannya yang halal yang tidak melanggar hukum itu disita oleh aparat yang tidak berprikemanusiaan Satpol PP Pemkot Serang, Jumat (19/6/2016).

Nenek ini dianggp telah melanggar peraturan karena menjual makanan pada saat bulan ramahdan, mirisnya barang dagangan yang untuk menghidupi keluarga tersebut disita oleh Satpol PP yang kemungkinan untuk dibawa pulang kerumah atau dimakan bersama saat berbuka puasa oleh mereka-mereka yang tega melakukan hal tersebut.

Nenek tersebut menangis dan memohon kepada petugas Satpol PP, namun tangisan dari seorang nenek yang sudah rentan tersebut tidak di gubris oleh para-para aparat yang tidak memiliki hati nurani tersebut.

Kepala Satpol PP Maman Lutfi kepada wartawan mengatakan, Nenek tersebut melanggar peraturan karena membuka warung makan dan menjual makanannya kepada orang yang tidak berpuasa di bulan Ramahdan.

Sontak kejadian tersebut yang di unggah ke media sosial tersebut mendapatkan berbagai tanggapan dari Nitizen, ada yang menganggap Maman Lufti tidak pantas menjabat sebagai pemimpin satpol PP, ada juga yang berkomentar, kelakuan satpol PP tidak mencerminkan seorang petugas yang memberikan keamanan bagi masyarakat, dan juga ada yang berkomentar apakah undang-undang yang melarang warga untuk berjualan di Bulan Ramahdan, sehingga Nenek tersebut harus di hukum dan barang dagangannya yang halal tersebut sampai disita oleh petugas satpol PP, ada juga yang mengatakan kemungkinan anggota satpol menyita makanan tersebut untuk dibawa pulang kerumah untuk dijadikan makanan berbuka puasa untuk keluarganya.

Maman sebagai Pemimpin satpol PP mengatakan melakukan razia ke warung nasi dan juga restoran di kota banten yang buka disaat bulan Ramahdan.

Namun apakah Maman berani melakukan Razia di Mall ataupun Restoran cepat saji seperti KFC ataupun CFC dan Texas.

Dan diketahui Maman hanya melakukan razia di warung-warung kecil dimana pemilik dari warung tersebut hanyalah rakyat kecil yang ingin menyambung hidupnya yang pas-pasan dengan cara tetap berjualan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Scroll To Top