Home / Berita Terkini / Semangat “Pasukan Oranye” Meski Tak Bisa Berkumpul Dengan Keluarga Di Hari Pertama Lebaran
Semangat “Pasukan Oranye” Meski Tak Bisa Berkumpul Dengan Keluarga Di Hari Pertama Lebaran

Semangat “Pasukan Oranye” Meski Tak Bisa Berkumpul Dengan Keluarga Di Hari Pertama Lebaran

Berita Artis Terkini – Hari ini, Rabu (6/7/2016), seluruh umat Muslim merayakan hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah bersama keluarga.

Akan tetapi hal tersebut tidak sama dengan yang dialami oleh sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang biasanya disebut dengan “pasukan oranye”.

Para petugas kebersihan tersebut rela untuk tidak merayakan Lebarannya dengan keluarganya demi tugas agar tetap bisa memberikan rasa nyaman bagi warga Jakarta.

Seperti salah satu Pasukan Orange yang bernama Albert. PPSU dari Kelurahan Pasar Baru, dirinya rela untuk tidak merayakan hari raya pertama disaat Lebaran bersama istri dan anaknya tercinta.

Ini adalah sudah tugas Pak, dengan memberikan kenyamanan untuk masyarakat adalah merupakan suatu ibadah,” ucap Albert kepada wartawan saat berada di depan Masjid Istiqlal, Rabu (6/7/2016).

Albert juga mengatakan, tadi pagi waktu ingin berangkat kerja, anak dan istrinya juga sempat mengeluh karena dirinya tidak dapat merayakan Lebaran pertamanya dengan kedua orang yang di cintai.

Ya anak saya memang mengeluh, anaknya bertanya ‘Ayah kok kerja terus’? Lalu saya memberikan pengertian kepada anak saya kalau ini merupakan tugas yang telah diberikan jadi saya harus menjalankan tugas dengan baik,” jawab Albert kepada anaknya.

Meski tidak dapat ikut merayakan Lebaran dengan buah hatinya, akan tetapi Albert nanti berencana akan memberikan sebuah kado Lebaran sebagai permintaan maaf kepada sang anak tercinta.

“Nanti saya mau berikan mainan buat anak saya,” ucap Albert.

Albert juga mengatakan kalau bekerja di saat lebaran ada saja orang-orang yang memberikan sedikit rezeki kepada mereka. Rezeki tersebut dapat berbentuk uang ataupun barang.

Ya Alhamudilillah, ada saja rezeki yang dapat. Ya Bersyukur saja,” ujar Albert.

Tidak hanya Albert, begitupun yang terjadi dengan Edi, PPSU dari Pasar Senen. Lelaki dengan tubuh kecil ini terlihat semangat membersihkan jalanan yang berada di depan Masjid Istiqlal.

Tanpa ada raut wajah kecewa ataupun marah karena tidak dapat berkumpul dengan keluarga yang dicintai.

Tetap semangat pak, anak dan istri ada di rumah. Tapi ini merupakan tugas negara, tetap harus dijalankan,” ucap Edi.

Dia mengatakan, apa yang dia kerjakan bukan hanya karena perintah yang keluarkan oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama saja, akan tetapi lebih dari kepada kewajiban dimana dirinya yang bertugas sebagai pelayan masyarakat.

Tidak boleh ngeluh Pak, berserah pada Tuhan. tetap jalani dan nikmati saja, sambil tersenyum ” Ucap Edi.

Terdapat anggota PPSU lainnya, misalnya Mul yang sudah dua tahun tidak merayakan Lebaran dengan keluarganya. Mul mengatakan, sampai tanggal 10 Juli, dirinya yang bersama dengan sejumlah “pasukan oranye” lainnya diwajibkan untuk tetap berkerja.

Mul menganggap, tugas ini adalah berkah karena tetap dapat berkumpul dan merayakan Lebaran dengan teman sejawatnya. Apalagi, lanjutnya, mereka memiliki tugas memberikan rasa nyaman untuk warga ibu kota.

Pria asal Semarang, Jawa Tengah ini menggatakan, dirinya kapan pun diminta untuk memberikan pelayanan untuk masyarakat, dia tetap siap untuk bertugas.

Namanya juga adalah tugas, masa yang hanya setahun sekali tidak bisa. Yang pasti dalam bekerja harus tetap semangat,” ucap Mul.

Scroll To Top