Home / Berita Terkini / Tersangka Peledakan Bom Samarinda Bertambah Menjadi 7 Orang
Tersangka Peledakan Bom Samarinda Bertambah Menjadi 7 Orang

Tersangka Peledakan Bom Samarinda Bertambah Menjadi 7 Orang

Berita Artis Terkini

Polri kali ini kembali menetapkan dua tersangka baru pada kasus pengeboman di depan gereja Oikumene, di Jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda, Kalimantan Timur. Dan hingga kini jumlah tersangka sudah menjadi 7 orang.

Dari hasil pemeriksaan terhadap para saksi, para tersangka sebelumnya, dan barang bukti yang telah di peroleh dari TKP kemudian dikembangkan, jadi tersangka sekarang sudah menjadi 7 orang, ucap Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol Safaruddin, pada keterangan pers saat berada di markas Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur, di Jalan Sultan Hasanuddin, Samarinda, Sabtu (19/11) pagi.

Ketujuh tersangka yang berhasil ditangkap berinisial J, S, Js, R, Ad, Gap dan Rpp. Dari ketujuh pelaku tersebut, Johanda merupakan eksekutor peledakan bom di gereja Oikumene, kemudian 2 orang yang baru saja ditangkap di lokasi pelariannya, di Kabupaten Penajan Paser Utara, Jumat (18/11) siang kemarin.

Informasi tersebut berhasil kami ambil dari keterangan saksi, hasil dari sinkronisasi keterangan saksi, tersangka dan juga barang bukti yang berhasil kami amankan di TKP, ucap Safaruddin.

Pemeriksaan yang dilakukan kepada 19 saksi yang di kakukan di markas Brimob kemudian berjalan sesuai dengan rencana, setelah 7 hari pascapeledakan bom tersebut kemudian menewaskan seorang balita, dan melukai 3 balita lainnya. Meskipun begitu, pemeriksaan yang dilakukan di Samarinda, hanya merupakan pemeriksaan awal untuk pengembangan lanjutan.

Ketujuh tersangka tersebut kini telah dibawa ke Jakarta, untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut, lebih luas lagi, ucap Safaruddin.

Dan pada kesempatan itu Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Mukmin Faisyal mengatakan, pemprov akan membiayai semua pengobatan balita korban ledakan. Demikian juga dengan santunan kepada korban balita IM (2,5).

Gubernur Kalimantan Timur mengatakan, mendapatkan bantuan dari pihak media dan juga pers bisa menyebarkan berita yang dapat menenangkan masyarakat. Peristiwa di Samarinda, kita inginkan dan harapkan yang terakhir. Tidak kalah penting, kita harus terus meningkatkan kewaspadaan kita yang lebih tinggi lagi, kata Mukmin.

Pada pukul 08.42 WITA, para tersangka tersebut dibawa ke Balikpapan dengan menggunakan bus Brimob yang di iring-iringan oleh pengawalan mobil Barracuda, dan didampingi oleh Densus 88 antiteror untuk diterbangkan ke Jakarta. Namun dari hasil pantauan yang kami lakukan, yang masuk kedalam bus hanya ada 5 dari 7 tersangka yang akan diberangkatkan ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan.

Scroll To Top